Perbedaan
Kurikulum 2013 Dengan KTSP - Kurikulum 2013 diluncurkan secara resmi pada tanggal 15 Juli 2013. Sedangkan
implementasinya telah diterapkan pada tahun pelajaran 2013/2014 di
sekolah-sekolah tertentu atau masih terbatas. Dulu dan sekarang, kita sudah
mengenal dengan yang namanya KTSP atau Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang
mulai diberlakukan sejak tahun ajaran 2007/2008. Kalau kita cermati bersama,
perbedaan paling mendasar antara Kurikulum 2013 dengan KTSP. Dalam KTSP,
kegiatan pengembangan silabus merupakan kewenangan satuan pendidikan, namun dalam
Kurikulum 2013 kegiatan pengembangan silabus beralih menjadi kewenangan
pemerintah, kecuali untuk mata pelajaran tertentu yang secara khusus
dikembangkan di satuan pendidikan yang bersangkutan.
No
|
PERBANDINGAN
|
KTSP
|
KURIKULUM 2013
|
|
1
|
Tujuan Pendidikan Tingkat Satuan Pendidikan
|
Tujuan pendidikan
tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah dirumuskan mengacu kepada tujuan
umum pendidikan berikut.
1.Tujuan pendidikan dasar adalah
meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak
mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih
lanjut.
2.Tujuan pendidikan menengah
adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta
keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.
3.Tujuan pendidikan menengah
kejuruan adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak
mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih
lanjut sesuai dengan kejuruannya.
4.KTSP ( Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan )
disusun dalam rangka memenuhi amanat yang tertuang dalam Undang-Undang
Republik Indonesia Nomer 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomer 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan.
|
Pendidikan dasar dan menengah, dengan mengacu pada
Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan
Penyelenggaraan Pendidikan, bertujuan membangun landasan bagi berkembangnya
potensi peserta didik agar menjadi manusia yang:
1.beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
berakhlak mulia, dan berkepribadian luhur;
2.berilmu, cakap, kritis, kreatif, dan inovatif;
3.sehat, mandiri, dan percaya diri; dan
4.toleran, peka sosial, demokratis, dan bertanggung
jawab.
|
|
2
|
Struktur dan Muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
|
Struktur dan muatan KTSP pada jenjang pendidikan
dasar dan menengah yang tertuang dalam SI meliputi lima kelompok mata
pelajaran sebagai berikut.
1.Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia
2.Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan
kepribadian
3.Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan
teknologi
4.Kelompok mata pelajaran estetika
5.Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan
kesehatan
|
Ditinjau dari manajemen sekolah, maka KTSP pada
dasarnya merupakan bentuk perencanaan satuan pendidikan pada bidang
intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler untuk mencapai visi, misi, dan
tujuannya.
Dokumen KTSP pada jenjang pendidikan
dasar dan menengahsetidak-tidaknya
meliputi:
1. Kurikulum nasionalyang terdiri
dari Rasional, Kerangka Dasar Kurikulum, Struktur Kurikulum, Deskripsi
Matapelajaran, KI dan KD, dan Silabus untuk satuan pendidikan terkait.
2. Kurda yang terdiri dari KD dan
Silabus yang dikembangkan oleh daerah yang bersangkutan, dengan acuan
KI yang dikembangkan pada kurikulum nasional
3. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP).
4. Kegiatan kurikuler
(intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler)
5. Kalender Pendidikan.
|
|
3
|
Sistem
yang digunakan
|
Dalam kurikulum 2006 yang digunakan Standar
Kompetensi dan Kompetensi dasar
Berbasis mata pelajaran, masing-masing disiplin ilmu
dibahas atau dikelompokkan dalam satu mata pelajaran.
|
Dalam kurikulum 2013 yang digunakan Kompetensi
Inti (KI)
Berbasis tematik, sehingga dalam pembelajaran yang
digunakan adalah tema-tema yang menjadi acuan atau bahan ajar.
|
|
4
|
Silabus
yang digunakan
|
Silabus yang digunakan adalah silabus yang dibuat
oleh masing-masing satuan pendidikan yang berdasarkan silabus nasional.
|
Silabus yang digunakan adalah silabus dari pusat, sehingga
seluruh indonesia menggunakan silabus yang sama.
|
|
5
|
Mata
pelajaran pancasila
|
Dalam kurikulum 2006, mata pelajaran pendidikan pancasila
ditiadakan dan diganti dengan mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan.
|
Dalam kurikulum 2013, mata pelajaran pendidikan
kewarganegaraan dirubah menjadi pendidikan pancasila dan kewarganegaraan.
|
|
6
|
Implementasi
kurikulum
|
Dalam kurikulum 2006, sistem yang digunakan adalah
penjurusan.
|
Dalam kurikulum 2013, sistem yang digunakan adalah
peminatan.
|
|
7
|
Beban
belajar siswa
|
Beban belajar siswa terlalu berat karena banyaknya mata
pelajaran yang terlalu kompleks melebihi kemampuan siswa.
|
Beban belajar siswa lebih sedikit dan disesuaikan dengan
kemampuan siswa
|
|
8
|
Proses
penilaian
|
Berfokus pada pengetahuan melalui penilaian output
|
Berbasis kemampuan
melalui penilaian proses dan output
|
|
9
|
penilaian
|
Menekankan aspek kognitif
Test menjadi cara penilaian yang dominan
|
Menekankan
aspek kognitif, afektif, psikomotorik secara proporsional Penilaian test dan
portofolio saling melengkapi
|
|
10
|
Pendidik
dan tenaga kependidikan
|
Memenuhi
kompetensi profesi saja Fokus pada ukuran kinerja PTK
|
Memenuhi kompetensi profesi, pedagogi, sosial,
dan personal motivasi mengajar
|
|
11
|
Pengelolaan Kurikulum
|
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar